"Segala sesuatunya pasti berlau"
tapi diantara itu semua ada 2 hal yang abadi
kasih dan pengharapan
ada 3 hal dalam hidup yang tak pernah kembali
waktu,perkataan dan kesempatan
ada 2 hal yang merusak persahabatan seseorang laki-laki
wanita dan uang
di negeri ku ada 3 jenis bunga yang aku suka
pacar,bakung dan eldewes
diantara semua itu ada 2 hal yang harus dipertahankan
karendahan hati dan kejujuran
ada 2 kekayaan yang tak akan pernah habis
pengetahuan dan cinta
ada 3 Imbuhan ke-an yang aku suka dalam berpacaran
ke-setiyaan,ke-romantisan dan ke-cupan mu,sayang..!!!
jangan lupa ada 2 hal yang harus kita selalu ingat dalam hiduh ini
bersukur dan berterimakasih
ada bayak... lagi ada-ada yang lain di dunia fana ini
namun diantara semua itu
cuman ada 1 hal yang tak ingin aku lupa
kenaggan indah hanya disamping mu,sayang ku...!
by : abram thiofilus stp
Jumat, 13 November 2009
Senin, 09 November 2009
para budak penindasan
kami yang berada dijalan kemalangan
yang meteskan air mata diantara puing-puing pengusuran
yang tetap sabar walau hati kami geram pada pemimpin-pemimpin kami
kami yang mencoba bertahan diantara musiba-musibah yang tak putus-putusnya berlangsung di tanah kami yang yang katanya subur ini
dimana lagi kami harus berlindung jika negeri kami di delilingi oleh teroris
kapan kami harus menyempatkan diri berdoa jika dimana-mana yang ada hanya pertikaian
kami sudah lelah dengan janji-janji mu...
kami butuh pengenapan bukan perubahan atau perbaikan
diman kah hati peminpin-pemimpin yang sok hebat itu
ribuan pulau ,ragam bahasa dan budaya seakan mengisaratkan ribuan butir mitiara yang membentang di deretan katulistiwa
namun kekayaan ini jadi tak terlihat lagi oleh ibelis berdasi
yang menindas kami
karna dalam kenyataan kami t'lah bangkerut moral
tolong kami TUHAN beri kami tembok-tembok yang melindungi kami dari kenistaan
AmIn...
by : abram thiofilus stp
yang meteskan air mata diantara puing-puing pengusuran
yang tetap sabar walau hati kami geram pada pemimpin-pemimpin kami
kami yang mencoba bertahan diantara musiba-musibah yang tak putus-putusnya berlangsung di tanah kami yang yang katanya subur ini
dimana lagi kami harus berlindung jika negeri kami di delilingi oleh teroris
kapan kami harus menyempatkan diri berdoa jika dimana-mana yang ada hanya pertikaian
kami sudah lelah dengan janji-janji mu...
kami butuh pengenapan bukan perubahan atau perbaikan
diman kah hati peminpin-pemimpin yang sok hebat itu
ribuan pulau ,ragam bahasa dan budaya seakan mengisaratkan ribuan butir mitiara yang membentang di deretan katulistiwa
namun kekayaan ini jadi tak terlihat lagi oleh ibelis berdasi
yang menindas kami
karna dalam kenyataan kami t'lah bangkerut moral
tolong kami TUHAN beri kami tembok-tembok yang melindungi kami dari kenistaan
AmIn...
by : abram thiofilus stp
Langganan:
Komentar (Atom)
